Pewarna Alam & Pemberdayaan Manusia: Pelatihan Ecoprint untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Authors

Lailia Nofiana, M.Si, Universitas Diponegoro; Prof. Dr. Dra. Endah Dwi Hastuti, M.Si, Universitas Diponegoro; Prof. Dr. Dra. Erma Prihastanti, M.Si, Universitas Diponegoro; Dr. Dra. Sri Darmanti, M.Si, Universitas Diponegoro; Dr. Sri Widodo Agung Suedy, M.Si, Universitas Diponegoro; Khusnul Khotimah, S.Si, Universitas Diponegoro; Rosy Annisa, S.Si, Universitas Diponegoro; Shulcha Asmahan Askho, S.Si, Universitas Diponegoro

Synopsis

Dalam beberapa tahun terakhir, ekonomi kreatif menjadi salah satu motor penting penggerak perekonomian di berbagai negara, termasuk Indonesia, karena mampu menciptakan nilai tambah berbasis kreativitas, budaya, dan inovasi. Sektor ini tidak hanya berkontribusi pada produk domestik bruto dan penyerapan tenaga kerja, tetapi juga membuka ruang bagi partisipasi kelompok-kelompok yang sebelumnya kurang terakomodasi dalam arus utama pembangunan, seperti perempuan, pemuda, dan komunitas desa. Di tengah dinamika global, ekonomi kreatif dipandang sebagai pendekatan yang fleksibel, berbiaya relatif rendah, tetapi berpotensi menghasilkan dampak sosial-ekonomi yang luas ketika dikaitkan dengan penguatan kapasitas sumber daya manusia dan pemanfaatan potensi lokal.

Published

April 6, 2026