Dasar-Dasar Artificial Intelligence (AI) untuk Ilmu Alam

Authors

Muhammad Fahmi, S.Si., M.Si., Universitas Diponegoro; Dhani Nur Indra Syamputra, M.Sc., Universitas Diponegoro; Benediktus Panji Pradipta, S.Si., M.Sc., Universitas Diponegoro; Erik Bhekti Yutomo, M.Si., Universitas Diponegoro; Alvin Romadhoni Putra Hidayat, S.Si., M.Si., Universitas Diponegoro; Prajna Pramita Izati, S.Stat, M.Stat., Universitas Diponegoro; Miftahul Jannah, S.Si., M.Si., Universitas Diponegoro; Oki Ade Putra, M.Si., Universitas Diponegoro; Dr. Suci Faniandari, Universitas Diponegoro

Synopsis

Artificial Intelligence (AI) merupakan salah satu disiplin ilmu paling dinamis dan berpengaruh dalam teknologi abad ke-21. Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh John McCarthy pada tahun 1956 di Konferensi Dartmouth, yang menandai lahirnya bidang baru untuk mereplikasi kemampuan kognitif manusia melalui mesin. Sejak itu, fokus AI berkembang dari simulasi kecerdasan menuju penciptaan sistem adaptif yang mampu belajar dari data dan membuat keputusan secara mandiri. Kemajuan komputasi, ketersediaan big data, serta munculnya deep learning telah menjadikan AI sebagai pilar utama Revolusi Industri 4.0.

Published

October 27, 2025